Pengaruh Metode Pembelajaran Demonstrasi Dan Model Project Based Learning (PJBL) Terhadap Peningkatan Gerak Dasar Lokomotor Siswa SDN 3 Sungai Tiung Banjarbaru
Keywords:
Gerak Dasar Lokomotor, Pendidikan Jasmani, Project Based Learning, Siswa Sekolah Dasar, Metode DemonstrasiAbstract
Gerak dasar lokomotor merupakan salah satu komponen penting dalam perkembangan keterampilan motorik siswa sekolah dasar yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan yang sistematis dan melibatkan aktivitas gerak secara langsung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran demonstrasi dan model Project Based Learning terhadap peningkatan gerak dasar lokomotor siswa SDN 3 Sungai Tiung Banjarbaru. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 18 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Perlakuan diberikan selama enam kali pertemuan. Pengukuran kemampuan lokomotor dilakukan melalui tes lari 20 meter, lompat tanpa awalan, dan zig-zag. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Paired Sample t-Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada kemampuan lari 20 meter dan zig-zag dengan nilai signifikansi masing-masing kurang dari 0,001. Sementara itu, kemampuan lompat tanpa awalan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan nilai signifikansi 0,433. Diskusi: Peningkatan pada lari dan zig-zag didukung oleh pemberian contoh gerakan secara langsung, praktik berulang, serta keterlibatan siswa dalam proyek pembuatan video gerak lokomotor. Kesimpulan: Metode demonstrasi dan Project Based Learning dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran PJOK untuk meningkatkan kemampuan gerak dasar lokomotor, terutama pada aspek kecepatan dan kelincahan siswa sekolah dasar.
References
Aliriad, H., Suttrisno, Saiffuddin, H., Fahmi, D. A., & Mustofa, H. A. (2025). Implementation of project-based learning model based on basic movement games in physical education learning in elementary schools. Jurnal Elementaria Edukasia, 8(3), 409–418. https://doi.org/10.31949/jee.v8i3.15073
Firmansah, D. (2025). Implementation of direct learning strategy with demonstration method in physical education in developing students' motor skills in elementary school. Terampil: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 12(2). https://doi.org/10.24042/terampil.v12i2.29259
Lorås, H. (2020). The effects of physical education on motor competence in children and adolescents: A systematic review and meta-analysis. Sports, 8(6), 88. https://doi.org/10.3390/sports8060088
Nasrullah, N., Irfan, I., & Ardiansyah, A. (2025). Project based learning based on basic locomotor movement skills in physical education learning. Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science, 5(4), 501–510. https://doi.org/10.52188/ijpess.v5i4.1458
Nikmah, S., Sudrazat, A., & Alif, M. N. (2025). Application of the project based learning model to the basic movement ability of pencak silat step patterns in elementary schools. ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 14(1). https://doi.org/10.15294/active.v14i1.22207
Ulfah, W. A., & Putranto, D. (2025). Model pembelajaran PJOK berbasis experiential learning untuk meningkatkan basic movement skills. Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science, 13(4). https://doi.org/10.32682/bravos.v13i4/216



